Aku tau kamu marah, kamu kecewa
pada apa yang kamu terima saat ini
kamu kehilangan hidup mu
kamu kehilangan segalanya
Tawa yang sering melintas di wajahmu
kini tak lagi terlukis
Senyum yang sering melengkung di parasmu
kini tak lagi berbentuk
Selama ini kamu ,
menunggu tapi tak ditunggu
bertahan tapi tak ditahan
percaya tapi tak dipercaya
Percayalah,
Tuhan memberimu rasa sakit
agar kamu tau bagaimana rasa di hancurkan
berteman dengan kesedihan
bahkan hidup dalam kegelisahan
itu semua agar kamu dapat bertahan dalam segala keadaan
Kamu hilang dan kamu pergi
berhenti menunggu dan mencari
Tak terasa lemahmu itu memakan waktu
mempelajari segala rasa sakit yang ada
dan pada waktunya
ada yang datang padamu
menceritakan bahwa dirinya pernah patah
bahkan lebih parah
Biarkan sakit itu mengalir pada darahmu
biarkan perih itu menyerang setiap sarafmu
dan Tuhan akan menyembuhkanmu
dengan mempertemukan mu pada orang yang membutuhkanmu.
Kamar mungil, 29 Mei 2017
-saw